Pertolongan Pertama pada Luka Kecil dan Goresan

Perdarahan dari luka kecil biasanya berhenti setelah beberapa menit, kecuali jika anak mempunyai kelainan pembekuan darah. Pertolongan Pertama: 1. Tekankan kapas bersih ke luka selama beberapa menit untuk menghentikan darah. 2. Setelah perdarahan berhenti, bersihkan sekitar luka dengan kapas ke arah menjauhi luka. 3. Tidak perlu membersihkan bagian tengah lukanya. 4. Luka-luka kecil dan yang agak besar biasanya akan lebih cepat sembuh bila dibiarkan terbuka. 5. Kedua tepi luka bisa disatukan dengan plester kecil. Jika luka dalamnya lebih dari 1 cm perlu dijahit. 6. Selanjutnya, bawalah ke UGD jika luka perlu dijahit, luka kotor, ataupun ada benda yang tertancap di dalam.

Luka Tusuk

Jangan remehkan luka tertusuk paku berkarat ataupun gigitan binatang. Bila muncul rasa kebas, kesemutan, atau lunglai di anggota tubuh yang mengalami luka dalam, berarti ujung saraf atau urat ototnya terkena tusukan. Antibiotik dan injeksi anti-tetanus sangat dianjurkan untuk semua jenis luka dalam. Jadi, penanganan yang bisa orangtua berikan adalah segera membawa anak ke dokter atau UGD terdekat.

Luka

(karena benda tajam, benda tumpul, luka sayat, luka iris, luka lecet, luka dalam, luka bakar).

Perdarahan pada luka ringan akan berhenti sendiri, tetapi perdarahan pada luka berat akan berlangsung terus. Pertolongan Pertama: 1. Segera minta orang lain mencari bantuan medis. 2. Baringkan korban dan angkat bagian yang luka. 3. Buang setiap benda asing yang mudah diambil, misalnya pecahan kaca. Tapi jangan cabut apa pun yang masih tertancap. 4. Tekan kuat-kuat bagian luka dengan kain tebal yang empuk. Caranya, satukan kedua sisi tepi luka. Bila masih ada benda yang tertancap hindari tekanan langsung. 5. Pertahankan tekanan pada luka dengan balutan di sekeliling kain bantalan penutup luka. 6. Bila bantalan sudah basah dengan darah, jangan dilepas. Tambahkan bantalan baru dan balut lagi dengan kuat.

Cedera Kepala

Jika anak mengalami benturan, segera hubungi dokter spesialis anak. Pada bayi, perhatikan terutama bagian yang lembut, seperti ubun-ubun. Setiap ada benjolan atau cekungan di kepala bisa merupakan pertanda kondisi serius.

Pertolongan Pertama: • Tunggu paling sedikit 1 jam, baru memberinya makan. Sebab, cedera di kepala terkadang menyebabkan muntah yang bisa berisiko tersendak. • Jika ada luka, tekan bagian itu dengan mantap tapi lembut. Kulit kepala memiliki lebih banyak pembuluh darah, sehingga perdarahan di situ biasanya lebih deras. • Walau dokter sudah memeriksa bayi, usahakan untuk mengawasinya ketika tidur dan perhatikan pola napasnya selama 48 jam kemudian. Jika ia muntah, tampak sangat lelah dan tidak responsif, atau tampak hanya menggerakkan salah satu sisi dari tubuhnya, telepon dokter spesialis anak segera untuk minta pertolongan lebih lanjut.

Simak juga portal cara hidup sehat agar anak dan keluarga terhindar dari berbagai infeksi ketika terkena luka luar.