Pertolongan Pertama pada Luka Bakar

Luka bakar pada anak biasanya diakibatkan tersiram air panas atau menyentuh benda panas. Sebelum melakukan pertolongan pertama, kenali tipe luka bakar yang terjadi untuk menentukan apakah anak perlu dibawa ke rumah sakit atau tidak.

• Luka bakar derajat satu, paling ringan: Luka terbatas pada lapisan kulit paling luar. Tandanya: kemerahan, nyeri, sedikit bengkak, kulit kering tapi tidak ada lepuh. Kulit di area yang terkena biasanya berubah pucat jika ditekan. Bisa sembuh sendiri dalam waktu 5—10 hari. Pertolongan Pertama:

1. Jangan menggunakan mentega, pasta gigi, bedak, atau apa pun yang katanya dapat digunakan untuk luka bakar, sebab bisa meningkatkan risiko infeksi.

2. Jika sempat, bukalah pakaian anak di area yang terkena air panas.

3. Alirkan air sejuk (tetapi tidak dingin) di area tersebut, bisa juga di kompres hingga nyeri berkurang. Jangan memakai es karena akan memperlama penyembuhan.

4. Cucilah area luka dua kali sehari dengan sabun cair. Jangan mengutakatik lepuh yang berisi cairan, karena berfungsi melindungi kulit dari infeksi. Saat lepuh pecah, bersihkan sisa-sisa kulit yang tertinggal, lalu berikan salep antibiotik atau antiseptik, tutup dengan perban steril. Ganti perban setiap kali luka dicuci.

5. Jika keluhan nyeri amat mengganggu aktivitas, dapat diberikan pereda nyeri, diminum sesuai dosis. Kompres air sejuk juga bisa mengurangi nyeri.

• Luka bakar derajat dua: Kerusakan kulit meliputi kulit paling luar (epidermis) dan sebagian kulit bagian dalam (dermis). Tandanya: reaksi radang lebih berat, kulit tampak berair disertai lepuh (gelembung berisi cairan). Area luka juga terasa nyeri, sehingga si kecil akan menangis. Permukaan area luka berwarna merah atau pucat. Bisa sembuh sendiri. Waktu penyembuhan 10—14 hari. Pertolongan Pertama: Lakukan pertolongan seperti pada luka bakar derajat satu.

• Luka bakar derajat dua dalam: Bila folikel rambut, kelenjar keringat, dan sebasea terkena meski hanya sebagian kecil. Walau bisa sembuh sendiri, pemulihannya cukup lama, bisa mencapai satu bulan. Pertolongan Pertama: – Segera bawa ke UGD rumah sakit yang cukup besar. – Bisa dilakukan tindakan seperti pada luka bakar derajat satu. – Atau, baringkan si kecil dengan posisi area luka lebih tinggi. – Pastikan area tersebut bebas dari pakaian ataupun ikatan. – Selimuti luka bakar dengan handuk bersih yang dilembapkan, jaga jangan sampai anak kedinginan atau kepanasan.

• Luka bakar derajat tiga: Paling berat dan mengenai seluruh lapisan kulit hingga jaringan di bawahnya. Tandanya, tidak ada lagi lepuh dan anak tidak merasa nyeri karena ujung saraf rusak. Area kulit yang terkena berwarna abu-abu dan pucat, letaknya lebih rendah daripada kulit normal. Folikel rambut, kelenjar keringat dan sebasea ikut rusak. Luka bakar yang parah bisa menyebabkan kematian karena hilangnya cairan tubuh dan reaksi in‑ amasi yang berlebihan. Semakin luas areanya, semakin besar kemungkinan itu terjadi. Pertolongan Pertama: Lakukan pertolongan sesuai dengan luka bakar derajat dua dalam.

• Bawa anak ke rumah sakit bila: – Luka bakar termasuk derajat dua atau tiga. – Area luka bakar cukup luas, yaitu lebih dari 15—20% permukaan tubuh. – Luka bakar terjadi di wajah, kepala, tangan, persendian, dan area kelamin. – Luka bakar tampak bernanah, membengkak, dan kulit normal di sekitarnya ikut memerah.

• Orangtua bisa menelpon atau datang lagi ke dokter di lain hari, bila terjadi: – Luka bakar terinfeksi. – Tidak ada tanda kesembuhan dalam 10 hari. – Anak tampak semakin menderita. – Jika ada kekhawatiran terjadi sesuatu pada anak.

Itulah cara mengatasi luka bakar pada anak, namun yang penting lainnya adalah mempersiapkannya ke jenjang perguruan tinggi. Berikan anak pelatihan di kursus bimbingan belajar masuk universitas luar negeri sebagai bekal dirinya dikemudian hari.