Pertolongan Pertama Pada Fraktur Ringan dan Berat

Fraktur (retak atau patah tulang) pada anak mempunyai keistimewaan dibanding pada orang dewasa. Proses penyembuhannya dapat berlangsung lebih singkat dengan remodelling yang sangat baik. Hal ini disebabkan adanya perbedaan anatomi, biomekanik, serta ­ siologi tulang anak dengan tulang orang dewasa. Tulang anak cenderung lembut dan mempunyai selaput yang tebal. Fraktur akan tersambung selama 15—30 hari.

Ciri Fraktur: Anak tak dapat menggerakkan bagian yang sakit. Bagian tubuh anak memperlihatkan bentuk yang tidak serasi. Anak rewel dan tidak mau menggerakkan bagian yang sakit.

Pertolongan Pertama: Prinsipnya penanganan pertama pada fraktur dan dislokasi/sendi yang bergeser:

• Bila ada perdarahan dari luka, lakukan sesuai petunjuk pada luka.

• Jangan sekali-kali mencoba sendiri mengembalikan tulang atau sendi yang bergeser, hal ini hanya boleh dilakukan oleh dokter.

• Hubungi tim medis. Sambil menunggu bantuan, jagalah agar anak tetap hangat dan bersikaplah tenang.

• Jangan berikan makanan atau minuman, karena kadang kala dibutuhkan pembiusan untuk mengembalikan tulang ke tempatnya oleh dokter.

• Jika bantuan medis tidak segera datang atau bila anak perlu dipindahkan ke tempat lain, ikat atau sangga anggota tubuh yang sakit pada posisi ternyaman dengan perban atau bebat seperti gambar di samping ini.

• Bawa si kecil ke dokter atau UGD terdekat. Ingat, jangan dibawa ke pengobatan alternatif yang tidak memiliki dasar keilmuan medis.

Salah Urat/Terkilir

Sendi disebut terkilir bila posisinya terpuntir atau terpilin sampai melampaui batas gerak yang biasa, misalnya terjatuh hingga ada ligamen pengikatnya yang mengalami rusak. Pada bayi, hal ini sering terjadi di pergelangan kaki.

Gejala Utama: Nyeri, bengkak, memar, atau anak tidak dapat menggerakkan atau mengangkat sesuatu. Pertolongan Pertama:

Prinsipnya adalah RICER: * Rest: Istirahatkan. * Ice: Kompres dingin. * Compression: Bebat tekan. * Elevation: Posisi lokasi yang cedera ditinggikan. * Refer: Segera dibawa ke RS/ puskesmas terdekat. Antibiotik dan injeksi anti-tetanus sangat dianjurkan untuk semua jenis luka dalam. Jadi, penanganan yang bisa orangtua berikan adalah segera membawa anak ke dokter atau UGD terdekat.

Simak juga beragam informasi merawat anak di situs mendidik anak dan parenting untuk wawasan lebih lanjut.